Sekadar berkongsi rasa jiwa...

Thursday, April 21, 2011

Bahagia itu di mana?

Bahagia tak kalau................

... kita dapat ape yang kita nak?

... kita jumpa orang yang kita suka?














.. terpaksa berpisah dengan orang yang kita sayang?



... kita dapat capai cita-cita kita? yang selama ini kita idam-idamkan?




... kita terpaksa susahkan orang yang kita sayang semata-mata demi nak capai cita-cita kita?




... terpaksa sakitkan hati orang yang kita sayang demi dapatkan apa yang kita nak? yang kita angan-angankan?







... hati kita dilukai oleh orang yang kita sayang, kita cinta?


... kita buat orang yang kita sayang, kita cinta sedih?


... kita korbankan perasaan sendiri demi kebahagiaan orang yang kita sangat-sangat sayang?



... kita dengan rela hati bersusah payah demi orang yang kita sayang, sangat-sangat sayang?



... kita bergelut dalam susah, dalam payah?


... terpaksa tempuh ranjau duka, hingga terbit keluh duka, mengalir tawa pedih, namun bersama hadir orang yang kita sayang di sisi?









Bahagia itu di hati, di mata, atau di lidah?

Monday, April 18, 2011

Hangat menghuni lubuk jiwa





Takkan ada satu pun di dunia ini yang bisa menggantikan kenangan manis yang kita cipta selama ini
takkan ada satu pun yang bisa ditukarkan dengan  tawa ria bersama kalian selama ini
takkan ada siapa pun yang bisa mengalihkan tempat kalian dalam hati ini
takkan ada satu pun yang bisa menghangatkan jiwa ini seperti yang kalian lakukan
takkan ada siapa pun yang bisa memadam coret warna yang telah kalian palitkan dalam hidup ini
takkan ada...
takkan ada lagi yang seperti kalian


Hangat menghuni lubuk jiwa paling dalam
tempat yang mungkin takkan terusik lagi selepas ini kerana
hanya kalian yang layak berdiam di situ
kerana di situlah tempat kalian 
yang telah lama diam
tanpa aku sedari


Tiada kata lebih rinci dapat diucap
kerana lagu di jiwa tak sama rentaknya dengan pena yang menari
tinta emas pun tak bisa menjangkau mencoretkan indahnya hikayat yang kita lipurkan selama ini
buku termahal di dunia pun tak tertandingkan nota cinta termanis dalam hati ini


Kalian,
titis air mata tak kering mengiringi saat bait-bait kata ini kuluahkan
sungguh selama ini jarang sekali kuluahkan detik hati ini
namun
perpisahan ini  benar-benar menyedarkan
makna sebuah persahabatan dan erti kasih sayang
sakit,
sungguh sakit berpisah dengan orang yang kita sayang


Terima kasih kalian 
kerana menerima diriku ini seadanya
menyayangi aku
mengajar aku begitu banyak perkara
kerana kalianlah aku menjadi sematang ini
menjadi aku yang kini
kalianlah cermin buatku selama kita bersama
daripada kalianlah
aku mengubah diriku
menjadi aku yang lebih baik
lebih baik daripada aku 
yang kalian kenal pertama kali dulu


Terima kasih 
terima kasih
terima kasih
tak terbalas rasanya jasa kalian pada diriku
yang lemah dan buruk ini


Maafkan segala salah silapku pada kalian
tutur kataku yang menyakit hati
mimik mukaku yang menyentap rasa
tingkah lakuku yang menggores jiwa
maafkan aku kerana
tak mampu diriku menjadi kawan, sahabat
yang baik untuk kalian
yang memahami
yang bertolak ansur
yang penyayang
yang sanggup berkongsi tawa duka
yang sentiasa ada kala ria dan air mata


Sungguh
aku sayang kalian
Tuan Nor Shazni Tuan Muda, Shakina Mohd Said & Hajar Aisyah Yusoh
sayang kalian
sangat-sangat!


Setiap nafas yang dihembus
Setiap degupan jantung
Aku selalu memikirkanmu
Dalam sedar dibuai angan
Dalam tidur dan khayalan
Aku selalu memikirkanmu
Ternyata ku perlukan cinta dari dirimu sayang
Barulah terasa ku bernyawa
Kasihku…ku amat mencintai kamu
Kerana kau beri erti hidup
Ku kan terus mencinta sedetik lebih selepas selamanya
Di kala penuh ketakutan dengan badai kehidupan
Ku bersyukur adanya kamu
Biarlah kehilangan semua yang dimiliki di dunia
Asal masih adanya kamu

Friday, April 15, 2011

kadang-kadang kita sayangkan seseorang, tapi orang tu tak semestinya sayang kita juga. kadang-kadang orang yang kita tak sayang yang sayang kita lebih daripada kita sayang orang yang kita sayang. kerapkali kita rasa orang yang kita sayang tak sayangkan kita, acapkali pula kita tak nampak orang sayang kita dalam cara yang berbeza-beza. namun seringkali kita tak menghargai orang yang kita sayang, lebih kerap pula kita tak menghargai orang yang sayangkan kita. mungkin cara dia menyayangi kita tak seperti yang kita impi dan harapkan, tetapi kalau kita lepaskan satu peluang yang Tuhan beri pada kita untuk disayangi...adakah kita akan jumpa kasih sayang seperti itu lagi? adakah akan Tuhan kirimkan pada kita seorang lagi insan yang sayangkan kita sebagaimana dia?